Maaf
Sadar siapa
yang bersandar tapi dia berpaling tanpa ada kabar.
Mengetahui banyak
hal yang bahkan aku tak tau bahwa itu dapat dirasa kapan saja.
Selalu
bereaksi ketika dia bahkan tak peduli.
Terdengar sangat
malang bahkan ketika indera pendengar sedang tidak sadar.
Dilaluinya semua
jembatan terjal hanya untuk memastikan perkataan mereka yang berbual.
Disaat masih
banyak jalan yang bisa dilalui untuk sampai di tempat yang mengizinkan sembunyi.
Pergilah bila
sertifikat layak bukan dicetak untuk aku.
Lupakanlah jika
itu merupakan hal terindah yang bisa aku jadikan sebagai kenangan.
Walau aku
diberikan anugerah untuk menulisnya dengan kata dan kalimat yang selalu ingin dia
baca, kemampuan untuk berani berkata-kata ini tetap saja tidak mengizinkanmu
untuk mengetahuinya.
Comments