Posts

Showing posts from 2015

Dibedakan

Satu walaupun sebenarnya kita tak bersentuhan. Terlihat beda namun tampak sama. Tidak berwujud, tapi semuanya bisa merasakan. Jangan tanyakan apakah itu. Tidak akan ada satupun yang akan diberi tau sebuah informasi yang takkan pernah kuceritakan. Jangan nyanyikan lagu cinta itu. Cukup sebuah kata sapaan yang selalu aku harapkan. Aku suka dia, lalu apa? Kali ini ku buat tanpa niat tangis di dalam tulisannya. “aku sudah cukup dewasa”, sang umur berkata. Dengan lantangnya ia berkata “muda bukan berarti dia”. Kalimat yang sama sekali tak pernah bisa ku mengerti.  Aku suka semua cara dia menyapaku. Karena aku tak pernah mencoba untuk menebak bagaimana akhir ceritanya. Karena aku sudah terbiasa dengan sebuah kata bertuliskan ‘perpisahan’. Maka membayangkan kata atau ucapan selamat tinggalpun tak pernah ku harapkan ada di dalam mimpiku yang sadis. 

25 Oktober 2014

Hari ini hari sabtu, hari di akhir pekan yang merupakan awal dari kebahagiaan. Hari dimana semua orang menikmati awalnya sinar matahari dari arah jendela. Aku adalah salah satu dari mereka. Insan yang menikmati hari yang tenang ini. Tiada batas untuk berekspresi. Tidak ada pantulan cahaya yang akan menakuti, seolah ini adalah curahan hati. Aku ingin bisa bebas. Bebas menulis semua yang kurasa, bukan membaca semua yang tak perlu aku tau judulnya apa. Aku bukan dia, dia juga bukan aku. Tentu saja kita beda. Mungkin aku bukan yang terbaik dalam hal menyapa. Bahkan untuk menatap matapun aku tak bisa. Semua ini bukan tentang mereka ataupun dunianya. Ini hanya tentang aku dan semua rasaku. Aku tau tidak semua orang mengerti bahasaku. Bahkan aplikasi penerjemah bahasa pun hanya bertuliskan error. Aku suka menonton. Menikmati semuanya dari kejauhan. Tak jelas memang. Tapi setidaknya rasaku terlindungi. Banyak orang yang tidak mengerti arti tulisan ini. Termasuk aku, penulis y...