Rumpang

Tanpa harap sambil merayap
Ku sapa ia dengan hangat
Ramah tamah yang ku kira sudah punah

Apa lagi ini?

Indah sekali sambutannya, sampai hal itu bisa terasa kembali

Hingga aku hampir lupa, ini bukan untuk selamanya

Cerah sekali sinarnya, aku suka
Digenggap erat asa, aku bahagia
Tersadar aku sudah nyaris tersungkur

Sumbang suara cinta terdengar menggelitik tubuh sampai rapuh jauh

Lagi lagi masa itu tiba
Luka itu kembali terbuka
Lalui ini aku sudah biasa
Lupa juga nanti aku bisa


Comments

Popular posts from this blog

Kekosongan Diri

TPA