Mimpi

Terlalu muda untuk mengaku cinta, tapi nyatanya amat terasa. Kukira tak apa, karena cinta sejatinya untuk bahagia. Kau punya nama, dan aku ingin mengenalnya. Menguasai namamu agar bisa kujadikan ada, di dalam buku cerita cintaku.
Aku rasa boleh saja, memendam pengetahuanku akan rasa ingin milikimu. Melihatmu dari kejauhan atas dasar larangan untuk mendekat. Berpesan aku pada yang Kuasa untuk bersanding denganmu.
Rasa asikku menjauhkanku dari kenyataan. Menyanjungku tanpa melibatkan rasa takut. Aku tiba-tiba lupa akan satu hal di depan mata. Kenyataan kau bukan untukku, sudah diketauhi semuanya.

Comments

Unknown said…
bahasanya bagus, lukanya terasa... tapi paragraf 1 "kau punya nama, dan aku ingin mengenalnya." (sedikit ambigu antara mengenal cinta atau mengenal si dia).

paragraf 2 "memendam pengetahuanku akan rasa ingin memilikimu" (sedikit ambigu/ kurang sinkron sama paragraf 1, mungkin kata-katanya perlu di perbaiki supaya dapat maknanya). secara keseluruhan bagus.. ��
Terimakasih atas masukannya. Maksud dari paragraf 1 itu ibarat kita belum tentu kenal sama orang itu cuma kerena kita tau namanya, jadi "aku" berharap lebih dari sekedar tau namanya.
Kalau yg di paragraf ke-2, "aku" itu tau kalau dia sebenarnya memiliki rasa tapi dia berusaha lupa akan hal itu.
Well, thank you and have a good day :)
Unknown said…
Keren parah, suka banget sama tata bahasanya

Popular posts from this blog

Rumpang

Kekosongan Diri

TPA